Timnas bola voli putri Indonesia akhirnya lolos dari status juru kunci atau jurkun di Invitasi Bola Voli Grand Prix ASEAN yang berlangsung di Nakhon Rachasima, Thailand. Pada Minggu (11/9/2022), Indonesia menang 3-0 atas Filipina (26-24, 25-22, 25-23).

Sementara itu gelar juara berhasil direbut tuan rumah Thailand. Mereka menang telak atas Vietnam 3-0 (25-19, 25-17, 26-24). Praktis Thailand tak terkalahkan dalam tiga laga pada invitasi yang diikuti empat negara tersebut.

Dalam dua laga sebelumnya, timnas Indonesia besutan Alim Suseno kalah atas Vietnam dan tuan rumah Thailand dengan skor yang sama 0-3.

Sebelum laga menghadapi Filipina, pelatih Indonesia Alim Suseno meminta kepada anak asuhnya untuk bermain ngotot dan jangan lengah sedikitpun. “Karena saya juga yakin Filipina pun akan tampil ngotot menghadapi kita,” ujar Alim saat dihubungi, Minggu (11/9/2022).

Oleh sebab itu, lanjut pelatih yang sukses membawa Bandung Bank bjb Tandamata menjuarai Proliga 2022 itu, meminta kepada Yola Yuliana dkk. untuk fokus dan jangan anggap remeh lawan.

“Kalau bisa tekan sejak awal dari skor masih 0-0. Biar mereka tidak berkembang,” tukas pelatih asal TNI AU itu.

Menurutnya, Filipina yang turun dengan tim Creamline itu juga all-out pada laga penentuan itu, karena dalam beberapa pertemuan di SEA Games mereka selalu kalah.

Dengan menempati posisi tiga, Indonesia gagal memenuhi target. Sebelum turnamen dimulai, manajer timnas putri Indonesia Adik Rega Pahla mengatakan Wilda Siti Nurfadilah Sugandi dan kawan-kawan ditargetkan menjadi juara.

“Saya belum tahu apakah tim-tim calon lawan kita nanti diperkuat tim nasional yang turun di SEA Games Vietnam lalu. Kalau memang iya, saya tetap berani targetkan juara,” kata Adik dalam rilis PBVSI yang diterima Liputan6.com, Selasa, 6 September.

Alasan Adik menargetkan juara karena tim asuhan Alim Suseno ini masih berintikan tim SEA Games Vietnam. Selain itu, ada tiga pemain baru yakni yakni Hany Budiarti, libero Yulis Indahyani, dan Mediol Stiovanny Yoku.

“Dengan tambahan tiga pemain itu, saya yakin kekuatan kita akan semakin bertambah,” tambah manajer asal klub Bandung Bank bjb Tandamata itu optimistis. (*)