Guna memaksimalkan publikasi kegiatan, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar menggelar workshop kehumasan dan penginputan aplikasi “Mantap” dan “Samaki” di Hotel Wthree Makassar, 1-2 Juli 2022. Workshop kehumasan digelar di ruang terpisah dengan pengisian aplikasi.

Workshop kehumasan diikuti humas 36 cabang olahraga anggota KONI Makassar. Sedangkan workshop pengisian aplikasi diikuti tim IT masing-masing cabang olahraga.

Ketua KONI Makassar, Ahmad Susanto saat membuka workshop berharap ke depan publikasi aktivitas seluruh cabang olahraga semakin maksimal. Karenanya ia meminta para humas di cabang olahraga memaksimalkan seluruh potensi untuk mencitrakan cabang olahraganya.

Khusus aplikasi “Mantap” dan “Samaki”, Ahmad meminta agar cabang olahraga menginput seluruh data atlet dan pelatih agar pengelolaan olahraga di Makassar lebih profesional. Pembuatan dua aplikasi ini merupakan bagian dari komitmen KONI Makassar dalam mendorong digitalisasi olahraga di Makassar.

Pada kegiatan workshop kehumasan, peserta diberi pelatihan tentang pengelolaan media sosial, pembuatan desain grafis, teknik fotografi, dan penulisan berita sederhana dari praktisi. Sementara pada workshop aplikasi, perwakilan seluruh cabor diberi pengetahuan tentang penggunaan aplikasi termasuk dalam menginput data atlet dan pelatih.

Pengkot PBVSI Makassar mengutus 2 pengurusnya masing-masing :
Workshop kehumasan diikuti Sekum Pengkot PBVSI Makassar
Workshop aplikasi MANTAP diikuti Kabid Pertandingan Pengkot PBVSI Makassar

Sejumlah pengurus KONI Makassar ikut hadir dalam pembukaan dan penutupan workshop ini. Workshop ditutup Wakil Ketua KONI Makassar, Kusaiyyeng.

Sejumlah pengurus cabor mengapresiasi workshop ini. Asnawin dari Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) menganggap pelaksanaan workshop ini sangat membantu cabor dalam mengelola publikasi kegiatannya. Ia mengakui banyak pengetahuan baru yang diperolehnya selama mengikuti kegiatan ini terutama pengelolaan media sosial dan desain.

Sementara peserta aplikasi MANTAP dari cabor Bola Voli yang dikenal dengan “Paman Gaul” menilai aplikasi ini merupakan terobosan baru dari KONI Makassar namun masih banyak banyak yang harus dibenahi.