pbvsi-sulsel.org
Rivan Nurmulki dipastikan absen memperkuat timnas voli putra Indonesia pada Asian Men’s Volleyball Champions 2023. Turnamen itu akan berlangsung di Iran, 19 sampai 26 Agustus.

Kepastian absennya Rivan di Asian Men’s Volleyball Champions 2023 disampaikan Loudry Maspaitella. Tetapi, wakil kepala bidang binpres PP PBVSI itu memastikan tidak ikutnya mantan pemain VC Nagano Tridents bukan karena kritiknya di media sosial terhadap induk olahraga bola voli di Indonesia.

Belum lama ini, Rivan melalui akun media sosialnya menyesalkan PBVSI yang jarang mengirim timnas voli putra Indonesia ke berbagai kompetisi internasional. “Rivan tidak ikut ke Iran bukan karena kritikannya di media sosial. Kita di PBVSI melihat itu tidak sebagai sesuatu yang luar biasa. Biasa saja kritikan itu,” kata Loudry kepada Liputan6.com, baru-baru ini.

Mantan setter timnas voli putra Indonesia menyebutkan ada dua alasan mengapa Rivan tidak bisa ikut ke Iran. “Dia sudah datang sendiri ke Pak Heyzer (Harsono, Sekjen PBVSI) dan jelaskan ke saya,” tutur Loudry.

“Alasan pertama, proses pemberhentian dari polisi karena kode etiknya sudah selesai. Keputusan pemberhentian dengan tidak hormat atau hormat itu yang lagi ditunggu, diproses.”

“Dia harus hadir. Karena kalau tidak, kita sering dispensasi, mundur lagi. Pulang dari Asian Games, dia mau main di Liga Arab. Dia mau selesai supaya ke belakangnya beres, tidak ganjal-ganjar lagi,” papar Loudry.

Sementara alasan kedua Rival adalah karena istrinya mau melahirkan anak kedua. “Karena waktu anak pertama ditinggal sama dia. Anak kedua janji sama istrinya. Karena ada kasus kepolisian, ada hikmah hadir di persalinan istrinya,” ucap Loudry. *)